Obesitas tidak cuma berefek jelek pada kesehatan penting manusia. Tetapi, buat wanita, obesitas dapat juga berefek jelek pada keadaan badan satu orang, diantaranya mengganggu waktu haid atau Menstruasi untuk beberapa kaum wanita.
“Karena ada hubungan di antara penambahan berat tubuh mengagumkan dengan masalah menstruasi,” tutur dokter spesialis kebidanan serta kandungan konsultan fertilitas di Rumah Sakit Pondok Indah, Kanadi Sumapraja, di Jakarta, Kamis.
Selanjutnya, ia menerangkan, penimbunan lemak di badan tingkatkan daya kerja hormon insulin yang berperan mengendalikan kandungan gula darah yang berbuntut terusiknya pematangan sel telur.
“Oleh karenanya, salah satunya usaha yang dapat dikerjakan untuk melakukan perbaikan kesuburan pada beberapa orang alami masalah menstruasi ditambah obesitas ialah kurangi jaringan lemaknya,” kata Kanadi.
Langkah yang lain supaya kelenjar penghasil hormon insulin tidak rusak, dokter dapat memberi resep obat untuk tingkatkan sensitivitas hormon hingga daya kerjanya turun.
“Supaya janganlah sampai kelenjar yang membuahkan hormon insulin rusak sebab diminta membuahkan hormon insulin dengan kandungan yang tinggi. Kita beri obat-obatan yang dapat tingkatkan sensitivitas hormon insulin, hingga hormon ini dapat di turunkan,” papar Kanadi.
Disamping itu, juga penting melakukan perbaikan keadaan badan mereka dengan obesitas yaitu melakukan perbaikan konsumsi makanan serta aktivitasnya.
“Mencoba benahi keadaan tubuhnya, dengan kurangi jaringan lemak dengan benahi konsumsi makanan serta aktivitasnya, hingga ada kesetimbangan di antara kalori yang masuk yang keluar,” pungkas Kanadi.
Dalam peluang tidak sama, dokter spesialis obstetri serta ginekologi di RSU Bunda Jakarta, Cindy Rani Wirasti pernah menjelaskan, lemak badan yang terlalu berlebih atau kekurangan membuat terusiknya pembentukan hormon yang berbuntut menstruasi tidak teratur.
Lemak, adalah sumber pembentukan hormon. Jika asupannya tidak imbang, pembentukan hormon terusik.
Cindy merekomendasikan beberapa wanita seharusnya mempunyai indeks massa badan normal yaitu 19-23.