
Sejumlah besar wanita ingin selekasnya memperoleh momongan sesudah menikah, tetapi tahukah Anda jika beberapa macam makanan dapat percepat berlangsungnya kehamilan?
Makanan yang bisa percepat berlangsungnya kehamilan ialah makanan yang memiliki kandungan makronutrien serta mikronutrien imbang.
Menurut dokter spesialis kandungan, mikronutrien terbagi dalam karbohidrat, protein, serta lemak.
Karbohidrat, baik dari sisi kualitas atau jumlah memengaruhi sensitivitas insulin pada individu sehat. Oleh karenanya, kurangi makanan yang memiliki kandungan glikemik tinggi sebab beresiko mengganggu ovulasi.
Tetapi ingat mengonsumsi makanan memiliki serat tinggi berlebihan (serat>22 gr /hari) dapat juga mengganggu ovulasi.
mengonsumsi protein tidak memengaruhi peranan dari reproduksi. Disamping itu, dibutuhkan untuk pembentukan sel hingga diet protein yang imbang diperlukan.
Buat Anda yang ingin cepat memperoleh kehamilan disarankan konsumsi makanan yang berprotein tinggi, seperti daging sapi, ikan, ayam, serta kacang-kacangan.
Tetapi Anda dianjurkan sedikit konsumsi makanan dengan lemak jemu berlebihan sebab bisa mengganggu sel telur. Jadi, jangan kebanyakan konsumsi daging merah, susu berlemak tinggi, serta makanan berminyak.
Untuk percepat berlangsungnya kehamilan, Sebaiknya anda konsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak tidak jemu, seperti alpukat, minyak olive, salmon, serta kacang-kacangan (almon, walnut, serta hazelnut).
Sesaat mikronutrien yang diperlukan untuk percepat berlangsungnya kehamilan terbagi dalam asam folat, vitamin D, serta zat besi.
Kandungan asam folat yang rendah dikaitkan dengan pembelah sel yang kurang baik, penambahan kandungan depresi oksidatif, serta kematian sel. Beberapa hal itu bisa menggangu proses perubahan sel telur.
Oleh karenanya penting sekali untuk konsumsi makanan yang memiliki kandungan asam folat, seperti sayur-sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian serta buah beet, atau minum suplemen asam folat jika ingin hamil atau jika telah hamil.
Vitamin D, bertindak penting dalam reproduksi manusia. Kandungan vitamin D yang rendah terkait dengan kandungan hormone androgen yang tinggi pada wanita dengan PCOS (sindrom polikistik ovarium).
Kekurangan vitamin D banyak dirasakan wanita di Indonesia, khususnya yang kenakan jilbab sebab lebih sedikit terkena cahaya Matahari.
Oleh karenanya, suplementasi vitamin D diperlukan. Vitamin D bisa didapat dengan berjemur pada cahaya Matahari pagi, serta makanan seperti minyak ikan cod, salmon, tuna, sarden, hati sapi, serta jamur kancing.
Zat Besi bertindak penting dalam ovulasi. Pada wanita dengan anemia defisiensi besi serta kandungan ferritin yang rendah seringkali didapati masalah kesuburan. Makanan yang memiliki kandungan zat besi ada pada daging merah, kacang-kacangan, kuning telur, serta sayur berdaun gelap atau hijau